Selasa, 09 September 2014

Cara Merakit Personal Computer

A.   SEJARAH KOMPUTER

Dengan  terjadinya  Perang  Dunia  Kedua,  negara-negara  yang  terlibat  dalam perangtersebut  berusaha mengembangkan  komputer  untuk  mengeksploitasi  potensi  strategis  yang dimiliki  komputer.  Hal  ini  meningkatkan  pendanaan  pengembangan  komputer  serta mempercepat kemajuan teknik komputer.  Pada tahun 1941,  Konrad Zuse,  seorang insinyur Jerman  membangun  sebuah  komputer,  Z3,  untuk  mendesain  pesawat  terbang  dan  peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. 

Usaha  yang  dilakukan  oleh  pihak  Amerika  pada  saat  itu  menghasilkan  suatu kemajuan  lain.  Howard  H.  Aiken  (1900-1973),  seorang  insinyur  Harvard  yang  bekerja dengan  IBM,  berhasil  memproduksi  kalkulator  elektronik  untuk  US  Navy.  Kalkulator tersebut  berukuran  panjang  setengah  lapangan  bola  kaki  dan  memiliki  rentang  kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I Merupakan komputer  relai  elektronik.  Ia  menggunakan  sinyal  elektromagnetik  untukmenggerakkan  komponen  mekanik.  Mesin  tersebut  beropreasi  dengan  lambat  (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat  diubah).  Kalkulator  tersebut  dapat  melakukan  perhitungan  aritmatik  dasar  dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University  of Pennsylvania  . Terdiri  dari  18.000 tabung vakum, 70.000 resistor,  dan 5  juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya
sebesar 160kW.

           Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980),  ENIAC  merupakan  komputer  serbaguna  (general  purpose  computer)  yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I,

Komputer  Generasi  pertama  dikarakteristik  dengan  fakta  bahwa  instruksi  operasi dibuat  secara  spesifik untuk suatu  tugas tertentu. Setiap komputer  memiliki program kode- biner  yang  berbeda  yang  disebut  “bahasa  (machine  language).  Hal  ini  menyebabkan komputer  sulit  untuk  diprogram dan membatasi  kecepatannya. Ciri lain komputer  generasi pertama  adalah  penggunaan  tube  vakum  (yang  membuat  komputer  pada  masa  tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.

B.   ALAT DAN BAHAN YANG DI PERLUKAN SAAT MERAKIT PC
GB.1    MONITOR 

               1. Layar Monitor
Berbentuk seperti televisi karena memiliki tabung kaca RGB. Ada pula layar monitor jenis LCD (liquid cristal display) yang hanya membutuhkan listrik sedikit. Anda dapat memilih salah satu jenis VGA, SVGA ataupun LCD (jenis-jenis ini yang banyak dijadikan kelengkapan standard pada sebuah komputer personal saat ini).

GB.2   MOTHERBOARD
2. Motherboard (mainboard)
  Dapat dipilih dari jenis motherboard yang mampu mengendalikan processor baik AMD maupun  Intel. Semakin anda memilih jenis processor terbaru, maka semakin mahal biaya yang harus anda keluarkan. 
GB.3    RANDOM ACCES MEMORY


            3. Memori RAM (random access memory)
   Dapat dipilih yang sesuai dengan jenis yang cocok dengan motherboad yang anda miliki. Ada beberapa jenis RAM dan anda bisa menanyakan ke toko jenis RAM yang cocok dengan motherboard yang akan anda beli. Jenis RAM antara lain EDO RAM, SIM RAM, SDRAM, DDRAM dengan kapasitas yang bervariasi muai dari 64 Mbyte, 256 Mbyte sampai  1 GB per buahnya. Memori berfungsi menyimpan sementara program aplikasi dan sistem operasi  maupun file kerja selama komputer dioperasikan.
GB.4 HARDISK


          4. Harddisk
 Berikut kabelnya, anda dapat memilih jenis hardisk sesuai dengan kebutuhan anda mulai dari kapasitas 1 Gbyte, 2,3 Gbyte s/d 3 terra byte. Hardisk ada 2 jenis yaitu jenis SCSI dan jenis IDE. Jenis SCSI biasanya dipergunakan di dalam sebuah komputer server. Tetapi perkembangan teknologi IDE saat ini memungkinkan hardisk jenis IDE dipakai dalam sebuah  server.
5. Perangkat lain
    Dapat anda tambahkan adalah CD/DVD ROM drive, soundcard & speaker system, modem internal, video card ataupun tuner tv dan radio. Disket atau CD ROM yang berisi software sistem operasi dan software aplikasi.
    Software sistem operasi yang umum dipergunakan adalah DOS, Windows 98 Windows 2000/XP. Software aplikasi yang umum dipakai adalah MS Office (berisi software MS Word / word processor, Excell/spread sheet, Power point/desain untuk tampilan presentasi, MS Access/organiser data, dan data baseClipart/gambar-gambar).

             6. Peralatan yang dibutuhkan :
     Obeng, tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel dan buku catatan. Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda tidak mengetahui apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak menggunakan AVO meter pada motherboard apabila motherboard masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan akibat fatal. Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik rumah anda saja.

     Bila anda sudah mengetahui lihatlah di bagian power suply komputer apakah sudah diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda atau belum. Bila type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu hawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik, kemungkinan anda harus memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda. 

CARA MERAKIT KOMPUTER
Merakit komputer adalah salah satu langkah yang oleh kebanyakan orang dianggap sulit saat kita membeli dan ingin menggunakan komputer. Dalam makalah ini akan saya jelaskan mengenai cara merakit komputer lengkap dengan gambar. Tahap—tahap dalam merakit komputer antara lain:

A. PERSIAPAN
Persiapan akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul karena kurangnya pengetahuan dan pengenalan hardware. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

1)       Penentuan Konfigurasi Komputer
                   Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah system komputer sesuai keinginan kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya seperti kartu grafis dan kartu suara serta memory RAM dan Harddisk.
Faktor kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda. Bukalah buku manual motherboard anda untuk mengetahui komponen yang didukung olehnya.

2)       Persiapan Kompunen dan perlengkapan
                  Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan. Untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. 
GB.5    PERLENGKAPAN MOTHERBOARD

Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
§ Komponen komputer
§ Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
§ Buku manual dan referensi dari komponen
§ Alat bantu berupa obeng pipih, Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

       Manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit. Ini dikarenakan konfigurasi atau penataan komponen di tiap motherboard berbeda satu dengan yang lain. Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
 Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
1.  Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum      memegang komponen untuk membuang muatan statis.
2. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastic yang terdapat pada komponen.
      3.   Menggunakan alas kaki saat melakukan perakitan.
4.   Putuskan segala koneksi listrik ke komponen pada saat perakitan dan pastikan tidak ada material yang memungkinkan terjadi korsleting saat anda akan menyalakan PC.

GB.6   BAGIAN BAGIAN MOTHERBOARD


Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

Ø  Penyiapan motherboard
   Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor 

Ø  Memasang Prosesor
            Prosesor adalah otak komputer. Oleh karena itu biasanya dipasang paling duluan walaupun sebenarnya tidak apa-apa seandainya tidak dipasang paling awal. Hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai prosesor adalah kecocokanantara jenis prosesor dan soket di  motherboard. Gunakan
prosesor yang memakai soket yang didukung oleh motherboard Anda atau bisa juga sebaliknya memilih motherboard yang sesuai dengan jenis prosesor yang ingin Anda gunakan. Anda bisa melihat daftar soket beserta slot yang didukungnya pada lampiran buku ini. Kebanyakan soket CPU dan prosesor saat ini dibuat menggunakan arsitektur pin grid array (PGA), maksudnya pin-pin yang terdapat di bawah prosesor yang dimasukkan ke dalam soket. Proses pemasukan prosesor ke soketnya sendiri menggunakan mode zero insertion force (ZIF) sehingga Anda tidak perlu menggunakan tenaga sedikit pun.
GB.7   MEMASANG PROCESSOR

1.       Bukalah prosesor dari wadah-nya.
2.      Buka pengait soket prosesor-nya terlebih dahulu. Pengait yang dimaksud di sini adalah sebuah batang yang terletak di sebelah kiri atau kanan soket yang bersangkutan, bergantung pada merek motherboard Anda. Apabila pengait dari prosesor ini tidak diaktifkan, otomatis lubang di soket belum terbuka sehingga tidak bisa Anda masuki prosesor.
3.       Ambil dengan tangan Anda dan letakkan pada soket prosesor di motherboard. Ketika memasukkan, Anda perlu  memperhatikan tanda yang terdapat di salah satu dari empat ujung prosesor dan cari kecocokan-nya dengan motif yang sama di slot. Hal ini berfungsi mencegah terjadinya kesalahan pemasangan prosesor ke slot-nya.
 4.        Ketika posisi prosesor sudah berada di atas soket, lepaskan saja pegangan tangan Anda untuk memasukkannya. Anda tidak perlu menekannya karena prosesor akan otomatis masuk ke soket.
GB.8   MEMASANG HEATSINK
     Ø  Memasang Heatsink
  Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
    Ø  Memasang Memori
1) Memori yang digunakan di PCadalah tipe DIMM. Sementara jenisnya yang lazim dijumpai di PC adalah SDRAM dan DDR. Kedua jenis memori tersebut menggunakan slot yang berbeda. SDRAM memiliki 168 pin dan dua takik di bawahnya. Adapun DDR memiliki 184 pin dan satu takik di bawahnya. Sementara DDR2 memiliki 240 pin dan satu takik di bawahnya. Besar kapasitas memori yang dimiliki oleh satu keping RAM biasanya kelipatan dari 128 MB, seperti: 256, 512, 1024 MB, dan seterusnya.
             Mayoritas prosesor memiliki slot RAM dengan jumlah lebih dari satu. Beberapa motherboard bahkan menyediakan slot RAM untuk banyak jenis RAM, misalnya SDRAM atau DDR. Namun hanya satu jenis memori bisa dipakai dalam waktu yang bersamaan.
CARA MEMASANG
1.      Bukalah pengait slot prosesor ke arah luar sehingga terlihat menganga. Ketika slot sudah menganga menandakan bahwa slot tersebut siap dimasuki keping memori.
4)       Masukkan memori di slotnya. Anda perlu memperhatikan takik di bagian bawah yang merupakan alat untuk menentukan orientasi peletakan memori sehingga tidak terjadi kesalahan pemasangan.
5)          Ketika memasangnya, Anda perlu sedikit melakukan penekanan mengingat cara memasukkan memori tidak menggunakan teknologi ZIF seperti prosesor

6)           Tutup kembali pengait slot memori hingga dapat berfungsi untuk mencengkram memori ditempatnya. Takik yang terdapat di samping slot             memori akan dipegang oleh pengait dari slot yang bersangkutan.



      Ø  Memasang Power Supply


Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

                Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.


Ø  Memasang Kabel Motherboard dan Casing
            Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1)       Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2)       Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.


 
GB.9   SLOT IDE


 3)  Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
4)   Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
5)  Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

        Ø  Memasang Drive



1) Copot plat penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2) Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3) Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive
4) Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5) Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6) Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagaislave.
7) Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8) Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9)  Sambungkan kabel power dari satu daya ke masing-masing drive.
GB.10    CARD ADAPTER

      Ø  Memasang Card Adapter

                  Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:


1) Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik.
2)Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
3) Pasang sekerup penahan card ke casing
4) Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.


     Ø  Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
1) Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2) Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3) Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4) Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5) Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

Ø  Penyelessaian Akhir
o   Pasang penutup casing dengan menggeser
o   sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
o   Pasang konektor monitor ke port video card.
o   Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
o   Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
o   Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

           Ø  Pengujian
            Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
a)  Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
b)  Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
c)   Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
d)   Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
e)   Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
f)    Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

Ø  Penanggulangan Masalah.
      Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan
penanganannya antara lain:

1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya  belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot.
3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.





Maturnuwun, wassalam