A.
SEJARAH KOMPUTER
Dengan
terjadinya Perang Dunia
Kedua, negara-negara yang
terlibat dalam perangtersebut berusaha mengembangkan komputer
untuk mengeksploitasi potensi
strategis yang dimiliki
komputer. Hal ini
meningkatkan pendanaan pengembangan
komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse,
seorang insinyur
Jerman
membangun sebuah komputer,
Z3, untuk mendesain
pesawat terbang dan
peluru
kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain
dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun
1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan
Jerman.
Usaha
yang dilakukan oleh
pihak Amerika pada
saat itu menghasilkan
suatu
kemajuan
lain. Howard H.
Aiken (1900-1973), seorang
insinyur Harvard yang
bekerja
dengan
IBM, berhasil memproduksi
kalkulator elektronik untuk
US Navy. Kalkulator tersebut berukuran
panjang setengah lapangan
bola kaki dan
memiliki rentang kabel sepanjang
500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I Merupakan
komputer relai elektronik.
Ia menggunakan sinyal
elektromagnetik untukmenggerakkan komponen
mekanik. Mesin tersebut
beropreasi dengan lambat
(ia
membutuhkan 3-5 detik untuk setiap
perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat
diubah). Kalkulator tersebut
dapat melakukan perhitungan
aritmatik dasar dan persamaan
yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini
adalah Electronic Numerical Integrator and
Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat
dan
University
of Pennsylvania . Terdiri dari
18.000 tabung vakum, 70.000 resistor,
dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang
sangat besar yang mengkonsumsi daya
sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper
Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC
merupakan komputer serbaguna
(general purpose computer)
yang
bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan
Mark I,
Komputer
Generasi pertama dikarakteristik dengan
fakta bahwa instruksi
operasi
dibuat
secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode- biner yang berbeda
yang disebut “bahasa
(machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit
untuk diprogram dan
membatasi kecepatannya. Ciri lain
komputer generasi pertama
adalah penggunaan tube
vakum (yang membuat
komputer pada masa
tersebut
berukuran sangat besar) dn silinder magnetik
untuk penyimpanan data.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode- biner yang berbeda yang disebut “bahasa (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.
B. ALAT DAN BAHAN YANG DI PERLUKAN SAAT MERAKIT PC

GB.1 MONITOR
1. Layar Monitor
Berbentuk
seperti televisi karena memiliki tabung kaca RGB. Ada pula layar monitor jenis LCD (liquid
cristal display) yang hanya membutuhkan listrik sedikit. Anda dapat memilih
salah satu jenis VGA, SVGA ataupun LCD (jenis-jenis ini yang banyak dijadikan
kelengkapan standard pada sebuah komputer personal saat ini).

GB.2 MOTHERBOARD
2. Motherboard (mainboard)
Dapat dipilih dari jenis motherboard yang mampu mengendalikan processor baik AMD maupun Intel. Semakin anda memilih jenis processor terbaru, maka semakin mahal biaya yang harus anda keluarkan.

GB.3 RANDOM ACCES MEMORY
3. Memori RAM (random access memory)
Dapat dipilih yang sesuai dengan jenis yang
cocok dengan motherboad yang anda miliki. Ada
beberapa jenis RAM dan anda bisa menanyakan ke toko jenis RAM yang cocok dengan
motherboard yang akan anda beli. Jenis RAM antara lain EDO RAM, SIM RAM, SDRAM,
DDRAM dengan kapasitas yang bervariasi muai dari 64 Mbyte, 256 Mbyte
sampai 1 GB per buahnya. Memori
berfungsi menyimpan sementara program aplikasi dan sistem operasi maupun file kerja selama komputer
dioperasikan.

GB.4 HARDISK
4. Harddisk
Berikut
kabelnya, anda dapat memilih jenis hardisk sesuai dengan kebutuhan anda mulai
dari kapasitas 1 Gbyte, 2,3 Gbyte s/d 3 terra byte. Hardisk ada 2 jenis yaitu
jenis SCSI dan jenis IDE. Jenis SCSI biasanya dipergunakan di dalam sebuah
komputer server. Tetapi perkembangan teknologi IDE saat ini memungkinkan hardisk
jenis IDE dipakai dalam sebuah server.
5. Perangkat lain
Dapat
anda tambahkan adalah CD/DVD ROM drive, soundcard & speaker system, modem internal,
video card ataupun tuner tv dan radio. Disket atau CD ROM yang berisi software sistem operasi dan software
aplikasi.
Software sistem operasi yang umum dipergunakan
adalah DOS, Windows 98 Windows 2000/XP. Software aplikasi yang umum dipakai
adalah MS Office (berisi software MS Word / word processor, Excell/spread
sheet, Power point/desain untuk tampilan presentasi, MS Access/organiser data,
dan data baseClipart/gambar-gambar).
6. Peralatan yang dibutuhkan :
Obeng,
tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel
dan buku catatan. Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila
komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda tidak mengetahui
apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak menggunakan AVO meter pada
motherboard apabila motherboard masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik
mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan
akibat fatal. Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu
melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin
perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik
rumah anda saja.
Bila
anda sudah mengetahui lihatlah di bagian power suply komputer apakah sudah
diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda
atau belum. Bila type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu
hawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik, kemungkinan anda harus
memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai
dengan tegangan listrik di tempat anda.
CARA MERAKIT KOMPUTER
Merakit komputer adalah
salah satu langkah yang oleh kebanyakan orang dianggap sulit saat kita membeli
dan ingin menggunakan komputer. Dalam makalah ini akan saya jelaskan mengenai
cara merakit komputer lengkap dengan gambar. Tahap—tahap dalam merakit komputer
antara lain:
A. PERSIAPAN
Persiapan akan memudahkan
dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul
karena kurangnya pengetahuan dan pengenalan hardware. Hal yang terkait dalam
persiapan meliputi:
1)
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer
berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana
seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah system komputer sesuai keinginan
kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu
komponen lainnya seperti kartu grafis dan kartu suara serta memory RAM dan
Harddisk.
Faktor kompatibilitas dari
komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis
motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang
berbeda-beda. Bukalah buku manual motherboard anda untuk mengetahui komponen
yang didukung olehnya.
2)
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan
dipersiapkan. Untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan
perakitan.

GB.5 PERLENGKAPAN MOTHERBOARD
Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
§
Komponen komputer
§
Kelengkapan komponen
seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
§
Buku manual dan referensi
dari komponen
§
Alat bantu berupa obeng
pipih, Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Manual diperlukan sebagai
rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan
slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper
dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit. Ini dikarenakan
konfigurasi atau penataan komponen di tiap motherboard berbeda satu dengan yang
lain. Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi,
device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai
dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan
diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan
listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan
kerusakan karena listrik statis dengan cara:
1. Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing
sebelum memegang komponen untuk
membuang muatan statis.
2. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian
tetapi memegang pada badan logam atau plastic yang terdapat pada komponen.
3. Menggunakan alas kaki saat melakukan perakitan.
4. Putuskan segala koneksi listrik ke komponen pada saat perakitan
dan pastikan tidak ada material yang memungkinkan terjadi korsleting saat anda
akan menyalakan PC.

GB.6 BAGIAN BAGIAN MOTHERBOARD
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
Ø
Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper
untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke
motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper
tegangan dapat merusak prosessor
Ø Memasang Prosesor
Prosesor adalah otak komputer. Oleh karena itu biasanya
dipasang paling duluan walaupun sebenarnya tidak apa-apa seandainya tidak
dipasang paling awal. Hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai prosesor adalah
kecocokanantara jenis prosesor dan soket di motherboard. Gunakan
prosesor yang memakai soket yang
didukung oleh motherboard Anda atau bisa juga sebaliknya memilih motherboard
yang sesuai dengan jenis prosesor yang ingin Anda gunakan. Anda bisa melihat
daftar soket beserta slot yang didukungnya pada lampiran buku ini. Kebanyakan
soket CPU dan prosesor saat ini dibuat menggunakan arsitektur pin grid array (PGA), maksudnya pin-pin yang
terdapat di bawah prosesor yang dimasukkan ke dalam soket. Proses pemasukan
prosesor ke soketnya sendiri menggunakan mode zero insertion force (ZIF) sehingga Anda tidak
perlu menggunakan tenaga sedikit pun.

GB.7 MEMASANG PROCESSOR
1. Bukalah prosesor dari
wadah-nya.
2.
Buka pengait soket prosesor-nya terlebih dahulu. Pengait yang dimaksud
di sini adalah sebuah batang yang terletak di sebelah kiri atau kanan soket
yang bersangkutan, bergantung pada merek motherboard Anda. Apabila pengait dari
prosesor ini tidak diaktifkan, otomatis lubang di soket belum terbuka sehingga
tidak bisa Anda masuki prosesor.
3.
Ambil dengan tangan Anda dan letakkan pada soket prosesor di
motherboard. Ketika memasukkan, Anda perlu memperhatikan tanda yang terdapat di salah
satu dari empat ujung prosesor dan cari kecocokan-nya dengan motif yang sama di
slot. Hal ini berfungsi mencegah terjadinya kesalahan pemasangan prosesor ke
slot-nya.
4. Ketika posisi prosesor sudah berada di atas soket,
lepaskan saja pegangan tangan Anda untuk memasukkannya. Anda tidak perlu menekannya
karena prosesor akan otomatis masuk ke soket.

GB.8 MEMASANG HEATSINK
Ø
Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah
membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari
prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus
dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan
sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila
heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke
konektor fan pada motherboard.
Ø
Memasang Memori
1) Memori
yang digunakan di PCadalah tipe DIMM. Sementara jenisnya yang lazim dijumpai di
PC adalah SDRAM dan DDR. Kedua jenis memori tersebut menggunakan slot yang
berbeda. SDRAM memiliki 168 pin dan dua takik di bawahnya. Adapun DDR memiliki
184 pin dan satu takik di bawahnya. Sementara DDR2 memiliki 240 pin dan satu
takik di bawahnya. Besar kapasitas memori yang dimiliki oleh satu keping RAM
biasanya kelipatan dari 128 MB, seperti: 256, 512, 1024 MB, dan seterusnya.
Mayoritas prosesor memiliki slot RAM
dengan jumlah lebih dari satu. Beberapa motherboard bahkan menyediakan slot RAM
untuk banyak jenis RAM, misalnya SDRAM atau DDR. Namun hanya satu jenis memori
bisa dipakai dalam waktu yang bersamaan.
CARA MEMASANG
1. Bukalah pengait slot prosesor ke arah
luar sehingga terlihat menganga. Ketika slot sudah menganga menandakan bahwa
slot tersebut siap dimasuki keping memori.
4)
Masukkan memori di slotnya. Anda perlu
memperhatikan takik di bagian bawah yang merupakan alat untuk menentukan orientasi
peletakan memori sehingga tidak terjadi kesalahan pemasangan.
5) Ketika
memasangnya, Anda perlu sedikit melakukan penekanan mengingat cara memasukkan
memori tidak menggunakan teknologi ZIF seperti prosesor
6) Tutup
kembali pengait slot memori hingga dapat berfungsi untuk mencengkram memori ditempatnya.
Takik yang terdapat di samping slot memori
akan dipegang oleh pengait dari slot yang bersangkutan.
Ø
Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah
dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara
pemasangannya sebagai berikut:
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing.
Pasang ke empat buah sekerup pengunci. Hubungkan konektor power dari power
supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara
pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua
konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian
dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan
kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
Ø
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah
selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1) Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol
floppy di motherboard
2) Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary
pada motherboard.
3) Pada bagian belakang casing
terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup
pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin
dipasang dan pasang sekerup kembali.
4) Bila port mouse belum
tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu
dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
5) Hubungan kabel konektor
dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang
terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard
untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Ø
Memasang Drive
1) Copot plat penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2) Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting
jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3) Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang
sekerup penahan drive
4) Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor
primary dipakai lebih dulu)
5) Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6) Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting
jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya
sebagaislave.
7) Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan
dua drive tambahan.
8) Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9) Sambungkan kabel power dari satu daya ke masing-masing drive.

GB.10 CARD ADAPTER
Ø
Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network,
modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum
card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
1) Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian
elektronik.
2)Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di
motherboard
3) Pasang sekerup penahan card ke casing
4) Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
Ø
Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke
casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai
berikut:
1) Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam.
Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2) Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan
posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3) Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan
keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan
logam.
4) Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5) Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing
dan kunci dengan sekerup.
Ø
Penyelessaian Akhir
o Pasang penutup casing dengan menggeser
o sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
o Pasang konektor monitor ke port video card.
o Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
o Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse
atau poert serial (tergantung jenis mouse).
o Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan
microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk
memastikan lokasi port.
Ø Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan
program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai
berikut:
a) Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan
suara dari speaker.
b) Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware
yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong
dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan.
Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud
oleh kode beep.
c) Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses
eksekusi dari program POST. tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di
layar untuk masuk ke program setup BIOS.
d) Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS.
Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan
boot sequence.
e) Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
f) Setelah keluar dari setup
BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting
boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem
operasi pada drive pencarian.
Ø Penanggulangan Masalah.
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan
penanganannya antara lain:
1. Komputer atau monitor
tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan
card belum pas ke slot.
3. LED dari hardisk, floppy
atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada
pin yang belum pas terhubung.
Maturnuwun, wassalam
![]() |
| GB.1 MONITOR |
1. Layar Monitor
Berbentuk
seperti televisi karena memiliki tabung kaca RGB. Ada pula layar monitor jenis LCD (liquid
cristal display) yang hanya membutuhkan listrik sedikit. Anda dapat memilih
salah satu jenis VGA, SVGA ataupun LCD (jenis-jenis ini yang banyak dijadikan
kelengkapan standard pada sebuah komputer personal saat ini).
![]() |
| GB.2 MOTHERBOARD |
2. Motherboard (mainboard)
Dapat dipilih dari jenis motherboard yang mampu mengendalikan processor baik AMD maupun Intel. Semakin anda memilih jenis processor terbaru, maka semakin mahal biaya yang harus anda keluarkan.
![]() |
| GB.3 RANDOM ACCES MEMORY |
3. Memori RAM (random access memory)
Dapat dipilih yang sesuai dengan jenis yang
cocok dengan motherboad yang anda miliki. Ada
beberapa jenis RAM dan anda bisa menanyakan ke toko jenis RAM yang cocok dengan
motherboard yang akan anda beli. Jenis RAM antara lain EDO RAM, SIM RAM, SDRAM,
DDRAM dengan kapasitas yang bervariasi muai dari 64 Mbyte, 256 Mbyte
sampai 1 GB per buahnya. Memori
berfungsi menyimpan sementara program aplikasi dan sistem operasi maupun file kerja selama komputer
dioperasikan.
![]() |
| GB.4 HARDISK |
4. Harddisk
Berikut
kabelnya, anda dapat memilih jenis hardisk sesuai dengan kebutuhan anda mulai
dari kapasitas 1 Gbyte, 2,3 Gbyte s/d 3 terra byte. Hardisk ada 2 jenis yaitu
jenis SCSI dan jenis IDE. Jenis SCSI biasanya dipergunakan di dalam sebuah
komputer server. Tetapi perkembangan teknologi IDE saat ini memungkinkan hardisk
jenis IDE dipakai dalam sebuah server.
5. Perangkat lain
Dapat
anda tambahkan adalah CD/DVD ROM drive, soundcard & speaker system, modem internal,
video card ataupun tuner tv dan radio. Disket atau CD ROM yang berisi software sistem operasi dan software
aplikasi.
Software sistem operasi yang umum dipergunakan
adalah DOS, Windows 98 Windows 2000/XP. Software aplikasi yang umum dipakai
adalah MS Office (berisi software MS Word / word processor, Excell/spread
sheet, Power point/desain untuk tampilan presentasi, MS Access/organiser data,
dan data baseClipart/gambar-gambar).
6. Peralatan yang dibutuhkan :
6. Peralatan yang dibutuhkan :
Obeng,
tang, AVO meter (bila ada), solder, timah solder, isolasi, tali pengikat kabel
dan buku catatan. Pengukuran arus dan tegangan listrik hanya dilakukan apabila
komponen yang dipergunakan adalah komponen bekas yang anda tidak mengetahui
apakah masih baik atau tidak. Sebaiknya tidak menggunakan AVO meter pada
motherboard apabila motherboard masih baik, karena anda tidak tahu titik-titik
mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini bisa menimbulkan
akibat fatal. Apabila anda mempergunakan komponen baru, anda tidak perlu
melakukan pengukuran arus dan tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin
perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik
rumah anda saja.
Bila
anda sudah mengetahui lihatlah di bagian power suply komputer apakah sudah
diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat anda
atau belum. Bila type power suply-nya tergolong type otomatik anda tidak perlu
hawatir. Apabila power suplynya tergolong semi otomatik, kemungkinan anda harus
memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai
dengan tegangan listrik di tempat anda.
CARA MERAKIT KOMPUTER
Merakit komputer adalah
salah satu langkah yang oleh kebanyakan orang dianggap sulit saat kita membeli
dan ingin menggunakan komputer. Dalam makalah ini akan saya jelaskan mengenai
cara merakit komputer lengkap dengan gambar. Tahap—tahap dalam merakit komputer
antara lain:
A. PERSIAPAN
Persiapan akan memudahkan
dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul
karena kurangnya pengetahuan dan pengenalan hardware. Hal yang terkait dalam
persiapan meliputi:
1)
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer
berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana
seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah system komputer sesuai keinginan
kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu
komponen lainnya seperti kartu grafis dan kartu suara serta memory RAM dan
Harddisk.
Faktor kompatibilitas dari
komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis
motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang
berbeda-beda. Bukalah buku manual motherboard anda untuk mengetahui komponen
yang didukung olehnya.
2)
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan
dipersiapkan. Untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan
perakitan.
![]() |
| GB.5 PERLENGKAPAN MOTHERBOARD |
Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
§
Komponen komputer
§
Kelengkapan komponen
seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
§
Buku manual dan referensi
dari komponen
§
Alat bantu berupa obeng
pipih, Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Manual diperlukan sebagai
rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan
slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper
dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit. Ini dikarenakan
konfigurasi atau penataan komponen di tiap motherboard berbeda satu dengan yang
lain. Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi,
device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai
dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan
diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan
listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan
kerusakan karena listrik statis dengan cara:
1. Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing
sebelum memegang komponen untuk
membuang muatan statis.
2. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian
tetapi memegang pada badan logam atau plastic yang terdapat pada komponen.
3. Menggunakan alas kaki saat melakukan perakitan.
4. Putuskan segala koneksi listrik ke komponen pada saat perakitan
dan pastikan tidak ada material yang memungkinkan terjadi korsleting saat anda
akan menyalakan PC.
![]() |
| GB.6 BAGIAN BAGIAN MOTHERBOARD |
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
Ø
Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper
untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke
motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper
tegangan dapat merusak prosessor
Ø Memasang Prosesor
Prosesor adalah otak komputer. Oleh karena itu biasanya
dipasang paling duluan walaupun sebenarnya tidak apa-apa seandainya tidak
dipasang paling awal. Hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai prosesor adalah
kecocokanantara jenis prosesor dan soket di motherboard. Gunakan
prosesor yang memakai soket yang
didukung oleh motherboard Anda atau bisa juga sebaliknya memilih motherboard
yang sesuai dengan jenis prosesor yang ingin Anda gunakan. Anda bisa melihat
daftar soket beserta slot yang didukungnya pada lampiran buku ini. Kebanyakan
soket CPU dan prosesor saat ini dibuat menggunakan arsitektur pin grid array (PGA), maksudnya pin-pin yang
terdapat di bawah prosesor yang dimasukkan ke dalam soket. Proses pemasukan
prosesor ke soketnya sendiri menggunakan mode zero insertion force (ZIF) sehingga Anda tidak
perlu menggunakan tenaga sedikit pun.
![]() |
| GB.7 MEMASANG PROCESSOR |
1. Bukalah prosesor dari
wadah-nya.
2.
Buka pengait soket prosesor-nya terlebih dahulu. Pengait yang dimaksud
di sini adalah sebuah batang yang terletak di sebelah kiri atau kanan soket
yang bersangkutan, bergantung pada merek motherboard Anda. Apabila pengait dari
prosesor ini tidak diaktifkan, otomatis lubang di soket belum terbuka sehingga
tidak bisa Anda masuki prosesor.
3.
Ambil dengan tangan Anda dan letakkan pada soket prosesor di
motherboard. Ketika memasukkan, Anda perlu memperhatikan tanda yang terdapat di salah
satu dari empat ujung prosesor dan cari kecocokan-nya dengan motif yang sama di
slot. Hal ini berfungsi mencegah terjadinya kesalahan pemasangan prosesor ke
slot-nya.
![]() |
| GB.8 MEMASANG HEATSINK |
Ø
Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah
membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari
prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus
dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan
sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila
heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke
konektor fan pada motherboard.
Ø
Memasang Memori
1) Memori
yang digunakan di PCadalah tipe DIMM. Sementara jenisnya yang lazim dijumpai di
PC adalah SDRAM dan DDR. Kedua jenis memori tersebut menggunakan slot yang
berbeda. SDRAM memiliki 168 pin dan dua takik di bawahnya. Adapun DDR memiliki
184 pin dan satu takik di bawahnya. Sementara DDR2 memiliki 240 pin dan satu
takik di bawahnya. Besar kapasitas memori yang dimiliki oleh satu keping RAM
biasanya kelipatan dari 128 MB, seperti: 256, 512, 1024 MB, dan seterusnya.
Mayoritas prosesor memiliki slot RAM
dengan jumlah lebih dari satu. Beberapa motherboard bahkan menyediakan slot RAM
untuk banyak jenis RAM, misalnya SDRAM atau DDR. Namun hanya satu jenis memori
bisa dipakai dalam waktu yang bersamaan.
CARA MEMASANG
1. Bukalah pengait slot prosesor ke arah
luar sehingga terlihat menganga. Ketika slot sudah menganga menandakan bahwa
slot tersebut siap dimasuki keping memori.
4)
Masukkan memori di slotnya. Anda perlu
memperhatikan takik di bagian bawah yang merupakan alat untuk menentukan orientasi
peletakan memori sehingga tidak terjadi kesalahan pemasangan.
5) Ketika
memasangnya, Anda perlu sedikit melakukan penekanan mengingat cara memasukkan
memori tidak menggunakan teknologi ZIF seperti prosesor
6) Tutup
kembali pengait slot memori hingga dapat berfungsi untuk mencengkram memori ditempatnya.
Takik yang terdapat di samping slot memori
akan dipegang oleh pengait dari slot yang bersangkutan.
Ø
Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah
dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara
pemasangannya sebagai berikut:
Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing.
Pasang ke empat buah sekerup pengunci. Hubungkan konektor power dari power
supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara
pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua
konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian
dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan
kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
Ø
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah
selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1) Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol
floppy di motherboard
2) Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary
pada motherboard.
3) Pada bagian belakang casing
terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup
pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin
dipasang dan pasang sekerup kembali.
4) Bila port mouse belum
tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu
dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
5) Hubungan kabel konektor
dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang
terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard
untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Ø
Memasang Drive
1) Copot plat penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2) Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting
jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3) Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang
sekerup penahan drive
4) Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor
primary dipakai lebih dulu)
5) Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6) Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting
jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya
sebagaislave.
7) Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan
dua drive tambahan.
8) Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
9) Sambungkan kabel power dari satu daya ke masing-masing drive.
![]() |
| GB.10 CARD ADAPTER |
Ø
Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network,
modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum
card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
1) Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian
elektronik.
2)Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di
motherboard
3) Pasang sekerup penahan card ke casing
4) Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
Ø
Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke
casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai
berikut:
1) Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam.
Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2) Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan
posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3) Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan
keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan
logam.
4) Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5) Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing
dan kunci dengan sekerup.
Ø
Penyelessaian Akhir
o Pasang penutup casing dengan menggeser
o sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
o Pasang konektor monitor ke port video card.
o Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
o Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse
atau poert serial (tergantung jenis mouse).
o Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan
microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk
memastikan lokasi port.
Ø Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan
program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai
berikut:
a) Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan
suara dari speaker.
b) Program POST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware
yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong
dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan.
Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud
oleh kode beep.
c) Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses
eksekusi dari program POST. tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di
layar untuk masuk ke program setup BIOS.
d) Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS.
Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan
boot sequence.
e) Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
f) Setelah keluar dari setup
BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting
boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem
operasi pada drive pencarian.
Ø Penanggulangan Masalah.
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan
penanganannya antara lain:
1. Komputer atau monitor
tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan
card belum pas ke slot.
3. LED dari hardisk, floppy
atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada
pin yang belum pas terhubung.
Maturnuwun, wassalam